Olahraga Domino Resmi Jadi Cabor PON – ORADO Sigi Siap Cetak Atlit Berbakat

ORADO Sigi Gelar Pertandingan Oktober 2026 di Sport Center Kelapa Gading, Pelantikan Pengurus & Persiapan Lahirkan Atlit Harumkan Nama Sulteng di PON 2027

Berita, Olahraga, Sigi498 Dilihat

Rapat persiapan pertandingan domino bersama ORADO Sigi yang dijadwalkan pada 28 Oktober 2026. Kegiatan rapat berlangsung di Aula Cafe Sport Center Kelapa Gading, pada Rabu (09/09/2026). Bersama Dewan Pembina Orado Sigi, Bapak Suparman dan Ketua ORADO Sigi, Bapak Harri Ramdhani beserta pengurus inti ORADO Sigi. 

SULTENGMEMBANGUN.id, SIGI — Dulu dikenal luas hanya sebagai permainan yang sering dipertandingkan untuk memperebutkan hadiah berupa kendaraan bermotor, uang tunai bernilai ratusan juta rupiah, atau barang berharga lainnya. Kini pandangan itu perlahan berubah total: olahraga domino yang terhimpun dalam Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) telah resmi diakui sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Perubahan status ini sekaligus mengangkat derajat olahraga domino dari sekadar hiburan masyarakat menjadi cabang olahraga yang memiliki aturan baku, pembinaan atlet terstruktur, dan jalur prestasi yang jelas.

Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, untuk acara domino yang akan dilaksanakan pada Oktober 2026 mendatang, ORADO Kabupaten Sigi telah menyiapkan lokasi pelaksanaan kegiatan di Sport Center Kelapa Gading. Tempat ini dipilih karena kedepan lokasi ini akan menjadi pusat pelaksanaan FORNAS yang akan mempertandingkan  22 cabor termasuk cabor Domino. Sport Center Kelapa gading ini letaknya sangat strategis dan mudah dijangkau oleh peserta dari berbagai daerah. Selain itu, fasilitasnya sangat nyaman, representatif, dan kondisinya sangat baik sehingga sangat layak menjadi tempat penyelenggaraan ajang olahraga resmi.

Saat meninjau tempat pelaksanaan pertandingan domino bersama ORADO Sigi di Lantai 2 Cafe Sport Center Kelapa Gading.

Kegiatan tersebut akan diikuti sejumlah Tim domino dari wilayah Sigi, Palu, hingga Donggala bahkan diluar sulawesi tengah sekaligus menjadi momen pelantikan resmi kepengurusan ORADO Kabupaten Sigi pasca penetapan organisasi ini sebagai bagian dari keluarga besar olahraga nasional yang dinaungi KONI.

Ketua ORADO Kabupaten Sigi, Harri Ramdhani, menyampaikan hal tersebut usai melakukan rapat bersama pengurus ORADO Sigi di Aula Cafe Sport Center Kelapa Gading pada Rabu malam (09/09/2026). Ia juga menjabat sebagai Ketua KADIN Kabupaten Sigi sekaligus Ketua BPC HIPMI Kabupaten Sigi.

“Selain mengadakan pertandingan, kami juga akan melaksanakan pelantikan kepengurusan baru. Langkah ini kami tekadkan untuk mulai membina bibit-bibit unggul sejak dini, menyiapkan atlet andalan yang nantinya bisa mewakili Sulawesi Tengah berlaga di PON 2027,” ujar Harri.

Ia menegaskan bahwa ORADO Sigi kini bergerak dengan semangat baru: mengubah pola pandang masyarakat bahwa olahraga domino bukan lagi sekadar ajang berebut hadiah sesaat, melainkan sarana melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di panggung tertinggi olahraga nasional.

“Kami terus memperkuat konsolidasi dan menyebarluaskan pemahaman ini. Masih banyak yang belum tahu bahwa domino sudah resmi menjadi cabor PON yang diakui KONI. Tugas kami adalah memberikan pencerahan sekaligus bukti nyata bahwa olahraga ini bisa melahirkan atlet berbakat,” tambahnya.

Peninjauan sport center kelapa gading oleh Ketua KORMI Sulteng, Syaifullah Djafar beberapa hari lalu, sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan FORNAS IX tahun 2027, dimana Sulteng menjadi tuan rumah ivent berskala nasional.

Sementara itu, Dewan Pembina ORADO Sigi, Suparman, yang juga pemilik Sport Center Kelapa Gading berskala nasional, sangat mengapresiasi perkembangan pesat ini. Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap olahraga domino sudah sangat besar, hampir digemari semua kalangan, namun pengelolaannya kini harus berjalan secara teratur dan berorientasi prestasi.

“Dulu orang melihatnya hanya sebagai permainan biasa, bahkan sering dikaitkan dengan perlombaan hadiah semata. Namun sekarang, ORADO sudah berdiri tegak sebagai cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di PON. Ini sejarah besar,” ungkap Suparman penuh harap.

Ia berharap ke depan, olahraga domino yang kini bernama resmi ORADO semakin kokoh bertumpu, terus tumbuh berkembang, dan kelak menjadi salah satu penyumbang medali emas terbanyak bagi Sulawesi Tengah maupun Indonesia di ajang olahraga nasional maupun internasional.(nila)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *