Buka Puasa Bersama PT Vale dan Media Palu: Perkuat Silaturahmi demi Kolaborasi Berkelanjutan

Acara buka puasa bersama, dalam rangka mempererat silaturahmi PT Vale dengan Insan Pers di Palu.

SULTENGMEMBANGUN.id, PALU – PT Vale Indonesia Tbk menggelar acara buka puasa bersama dengan insan pers di Kota Palu pada Kamis (13/03/2026) di Hotel Khas Palu. Kegiatan dengan tema “Harmoni Ramadhan, Kolaborasi Menguatkan Keberlanjutan” ini menjadi wujud upaya perusahaan mempererat silaturahmi serta meningkatkan kerjasama dengan media dalam publikasi program kerja di tiga wilayah operasinya, yakni Morowali (Sulawesi Tengah), Sorowako (Sulawesi Selatan), dan Sambalagi (Sulawesi Tenggara).

Paparan progres pembangunan pabrik dan tambang nikel PT Vale di Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Acara diawali dengan paparan progres program PT Vale di ketiga daerah tersebut. Perusahaan menegaskan bahwa kehadirannya tidak hanya berfokus pada kegiatan pertambangan nikel, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. PT Vale meyakini pertumbuhan industri harus sejalan dengan kedua aspek tersebut, dan setiap pencapaian merupakan cerminan kerja keras tim yang senantiasa berkolaborasi untuk mewujudkan praktik pertambangan dan hilirisasi berkelanjutan, serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. “Kehadiran PT Vale bukan hanya menambang nikel, akan tetapi menambang harapan untuk Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan,” bunyi pernyataan perusahaan.

Acara bukber PT Vale dengan Insan pers di Palu, Kamis 12 Maret 2026.

Dalam paparan progres, disebutkan bahwa pembangunan pabrik dan tambang di Morowali untuk paket 1 telah mencapai 99 persen, dan akan dilanjutkan ke paket ekstensi berikutnya. Sementara itu, progres konstruksi di Sambalagi mencapai 27 persen.

Senior Koordinator Media Relations PT Vale, Suwarny Dammar, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan, khususnya di Morowali. Sejak awal beroperasi di wilayah tersebut, PT Vale telah merekrut 1.979 tenaga kerja, dan jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah.

Perlu diketahui, PT Vale di Morowali telah melakukan pengiriman pertama bijih nikel saprolit pada 26 Juli 2025, dengan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Bahan (RKAB) sebesar 2,2 juta ton bijih saprolit dari blok Bahodopi. Total nilai investasi perusahaan di Morowali, baik untuk pabrik HPAL maupun tambang, diperkirakan mencapai US$2 miliar. Sebagai bukti keseriusan dalam praktik pertambangan berkelanjutan, PT Vale juga telah menyediakan lokasi pembibitan atau nursery di wilayah operasinya.

“Kami harap kehadiran teman-teman media bisa membantu mempublikasikan kegiatan program PT Vale sebagai perusahaan tambang dengan komitmen dalam mewujudkan praktik pertambangan dan hilirisasi berkelanjutan,” ujar Suwarny.(Nil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *