MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh ke PT Vale di Pomalaa, Pastikan Hilirisasi Berjalan Aman dan Berkelanjutan  

Kunjungan Pimpinan MIND ID dan Pimpinan TNI/Polri ke Pomalaa: IGP Dijamin Lancar, Manfaat Merata hingga Masyarakat.F-dok.ist

SULTENGMEMBANGUN.id, POMALAA – Dukungan penuh Mining Industry Indonesia (MIND ID) terhadap pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Pomalaa milik PT Vale Indonesia Tbk kembali ditegaskan dalam kunjungan kerja yang berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan dihadiri Komisaris MIND ID sekaligus Asisten Utama Operasi Kapolri Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., bersama Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin, didampingi unsur Forkopimda Sulawesi Tenggara, TNI, Polri, Kejaksaan, jajaran manajemen PT Vale serta para pemangku kepentingan.

Kehadiran para pimpinan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas lembaga demi memastikan pelaksanaan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa berjalan kondusif, taat hukum, ramah lingkungan, serta membawa nilai tambah nyata bagi bangsa dan masyarakat sekitar.

” MIND ID tentu akan mendukung sepenuhnya anak usahanya, PT Vale. Jika muncul dinamika sosial, kita bahas bersama di tingkat pusat maupun tinjau langsung fakta di lapangan bersama pemerintah daerah, aparat dan pemangku kepentingan. Harapannya kawasan industri ini maju, masyarakatnya makmur, dan alam tetap terjaga lestari,” ujar Komjen Pol. Fadil Imran.

Proyek IGP Pomalaa dikembangkan bersama mitra strategis melalui PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI), untuk membangun fasilitas pengolahan berteknologi High Pressure Acid Leach di kawasan Pomalaa Industrial Park. Nantinya fasilitas ini mampu menghasilkan sekitar 120.000 ton kandungan nikel dan 15.000 ton kandungan kobalt per tahun berupa endapan tercampur, bahan baku utama industri baterai kendaraan listrik dunia.

Selain manfaat hilirisasi, kehadiran kawasan industri ini juga telah menggerakkan roda ekonomi lokal mulai dari jasa transportasi, kuliner, perhotelan, pariwisata hingga penyerapan tenaga kerja. Hal ini ditegaskan perlu dijaga kondusivitasnya agar tidak merugikan nama baik negara maupun potensi kemajuan daerah. “Mari selesaikan setiap perbedaan melalui dialog dan jalur hukum yang benar, jangan sampai menghambat kemajuan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah menyambut baik dukungan dan sinergi yang terjalin. “Bagi kami, keberhasilan proyek tidak hanya terlihat dari bangunan fisik, melainkan terjaganya kepercayaan masyarakat, kepatuhan aturan serta manfaat yang kami hadirkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Chief Project Officer PT Vale, Muhammad Asril menambahkan seluruh tahapan pembangunan dikerjakan dengan prinsip keselamatan utama, kualitas terukur serta kepatuhan penuh regulasi. “Kolaborasi dengan KNI, IPIP, mitra strategis maupun pemerintah adalah kunci agar proyek ini memberi manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia dan warga Kolaka,” tandasnya.

Seluruh pihak berkomitmen menangani setiap tantangan dengan tegas, proporsional dan sesuai hukum demi menjaga keamanan aset strategis, keselamatan semua pihak serta kepastian berinvestasi. IGP Pomalaa diharapkan kelak menjadi contoh model hilirisasi nikel yang tumbuh beriringan dengan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.(*rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *