Wamen Kemendukbangga Hadir Langsung Kegiatan Intensifikasi Pelayanan KB di Donggala, di RS Terapung Disambut Antusiasme Warga

Penyediaan layanan ini dinilai sangat membantu, dekat, cepat, dan dirasakan langsung oleh masyarakat

Seremonial kegiatan intensifikasi pelayanan keluarga berencana di wilayah  khusus di Kabupaten Donggala dihadiri langsung oleh ibu Wamen kemendukbangga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, didampingi wagub Sulteng dan Kaper BKKBN Sulteng. Kegiatan dipusatkan di pelabuhan Wani, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala. 

SULTENGMEMBANGUN.id, DONGGALA –  Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN, Ibu Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, S.Sos., secara resmi membuka kegiatan Intensifikasi Pelayanan Keluarga Berencana di Wilayah Khusus 3T, yang berpusat di Pelabuhan Wani, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Senin (28/9/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., serta perwakilan Bupati Donggala, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Donggala. Hadir pula para penyuluh KB, kader, tenaga medis, tim pendamping keluarga, mitra kerja terkait, dan perwakilan pasangan usia subur, dengan total sekitar 150 peserta.

Kaper BKKBN Sulteng, Nuryamin.

Dalam sambutannya, Kaper BKKBN Sulteng Nuryamin menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wamen ke wilayah tersebut. Ia menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2029 tentang Pembangunan Keluarga Berkualitas, yang menargetkan peningkatan pemenuhan kebutuhan KB metode modern.

“Berdasarkan pendataan keluarga tahun 2025, realisasi penggunaan KB modern baru mencapai 60,8 persen, kebutuhan KB yang belum terpenuhi masih 13,4 persen, dan angka kelahiran tinggi sebesar 31,5 persen. Kabupaten Donggala menjadi salah satu wilayah prioritas untuk memperbaiki capaian tersebut,” ungkap Nuryamin.

Peninjauan di RS Terapung, DR Lie Dharmawan Bayan Peduli oleh Wamen Kemendukbangga Ibu Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, S.Sos.didampingi Wagub Sulteng, dr.Reny Lamadjido, Kaper BKKBN Sulteng, Nuryamin dan Asisten 3 Pemkab Donggala.

Disebutkan ada tiga tujuan utama kegiatan ini memperluas jangkauan pelayanan KB modern, meningkatkan permintaan layanan KB, serta menurunkan angka kebutuhan KB yang belum terpenuhi melalui Gerakan KB MKJP Tahun 2026.

Kehadiran Rumah Sakit Terapung DR Lie Dharmawan Bayan Peduli di lokasi kegiatan disambut sangat antusias oleh masyarakat. Warga Desa Wani dan Desa Labuan menyambut baik kehadiran fasilitas pelayanan yang langsung datang ke tempat mereka tinggal  tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh.

Ibu Wamen Kemendukbangga, Ratu Ayu Isyana Bagoes saat bincang-bincang dengan salah satu pasangan yang melakukan pemasangan alat kontrasepsi di Rumah Sakit Terapung yang bersandar di Pelabuhan Wani, Donggala.

“Kehadirannya sangat membantu. Selain lokasinya dekat, pelayanan yang diberikan juga sangat baik, ramah, dan menyeluruh. Masyarakat merasa benar-benar diperhatikan dan terlayani dengan layak,” ucap warga yang hadir.

Di atas kapal tersebut, warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan lengkap serta pelayanan pemasangan alat kontrasepsi secara gratis.

Pihak BKKBN Sulteng mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar dan baik.(nil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *