Berlangsung Sukses, para peserta turnamen domino Pordi Sigi, Panitia dan Staf Ahli Bupati Sigi Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan, dan SDM, Rahmat Ikbal NurKhalis, foto bersama di malam penutupan turnamen domino.
SULTENGMEMBANGUN.id, SIGI — Turnamen domino yang diselenggarakan Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Sigi dalam rangkaian peringatan HUT ke-1 PORDI Sigi resmi berakhir dengan sukses besar pada Senin malam (21/9/2026). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai Jumat hingga Senin, bertempat di Chagol Carwash, Jalan Poros Palu–Bangga, Baliase, diikuti sebanyak 1.024 peserta atau 512 pasang dari berbagai daerah.

Penutupan turnamen dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bupati Sigi Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan, dan SDM, Rahmat Ikbal NurKhalis, mewakili Bupati Sigi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan yang tidak sekadar ajang pertandingan, melainkan menjadi sarang pembinaan karakter generasi muda.

“Atas nama Bupati Sigi, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PORDI Sigi yang selama ini berperan aktif menggiatkan turnamen domino di berbagai acara. Tujuannya sangat memberikan nilai positif kepada masyarakat, terutama membina generasi muda dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,” ujar Rahmat Ikbal.

Ia menegaskan, olahraga domino yang digelar PORDI Sigi menjadi alternatif yang sangat berharga untuk menjauhkan pemuda dari pengaruh buruk, seperti penyalahgunaan narkoba, seks bebas, dan perbuatan terlarang yang dapat merusak masa depan.
“Kegiatan ini sangat kental dengan nuansa kekeluargaan dan silaturahmi. Ini jembatan penyalur energi positif generasi muda. Tantangan kita bersama adalah melindungi pemuda dari bahaya narkotika dan pergaulan bebas — turnamen seperti ini jawabannya,” tegasnya.
Untuk menjamin keadilan dan mencegah kecurangan, panitia menerapkan sistem pengawasan ketat yang diperkuat seiring jalannya pertandingan: 2 wasit pada babak 16 besar, 3 wasit pada babak 8 besar, dan pengawasan makin diperketat saat semi final hingga babak puncak. Hasilnya, seluruh jalannya pertandingan berjalan aman, lancar, dan tidak ada satu pun protes atas kemenangan para juara.

Ketua PORDI Sigi, AKP Musa, S.Sos., M.M., menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Sigi, Juru Bicara Gubernur Sulawesi Tengah Asnawi, Ketua DPW Perempuan Bangsa Sulteng Badriyah, seluruh mitra, sponsor, serta masyarakat luas yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar kegiatan ini berjalan aman, lancar, dan meminimalisir kecurangan. Atas dukungan semua pihak, semuanya berjalan baik,” ucap Musa.
Peserta pun memberikan penilaian sangat positif. Agus, peserta asal Samarinda yang bergabung di MGS Palu, menilai penyelenggaraan kali ini sudah hampir sempurna — mulai dari antisipasi mati lampu yang sudah disiapkan genset, tempat yang representatif, hingga lahan parkir yang luas.
“Panitia sudah mengantisipasi segala hal lebih awal. Tempat istimewa, peserta tertib mengikuti aturan. Ini sudah sangat baik,” ungkapnya.

Peserta lain juga sepakat: kegiatan sukses, mantap, aman, dan sesuai dengan tagline “Berani Pakaroso” yang diusung.
Daftar Para Juara

Setelah persaingan yang ketat, berikut pasangan yang berhasil menembus 16 besar:
– 🥇 Juara 1: M. Andri – Rian (Mangge)
– 🥈 Juara 2: Fahmi – Buyung (GAP)
– 🥉 Juara 3: Herman – Ahmad (GTS)
– Juara 4: Cahyadi – Aiman
– Juara 5: Moh. Taufan – Abd. Jafar (MGS)
– Juara 6: Fandi – Wirawan (Noviega Nosarata)
– Juara 7: Gunawan – Irfan (Kafeo)
– Juara 8: Agil – Sukri (Predator)
– Juara 9: Karim – Rifaldi
– Juara 10: Moh. Rifki – Rian. S (GMP Silae)
– Juara 11: Ahmad – Ciwank (GAP)
– Juara 12: Atenk – Syaiful (Bija Saito)
– Juara 13: Anto – Whardana (Nokale)
– Juara 14: Mario – Ilham (BBI)
– Juara 15: Fadli – Syahrullah (GFS)
– Juara 16: Riad – Muhtar
Dengan berakhirnya turnamen ini, PORDI Sigi menegaskan komitmen untuk terus memasyarakatkan olahraga domino sebagai wadah silaturahmi, penguatan persatuan, sekaligus pembinaan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berakhlak.(nila)







