Ketua Umum Orado Provinsi Sulawesi Tengah, Nadir Bajammal turut menyaksikan kegiatan turnamen Domino Orado Sigi yang dilaksanakan di Lantai 2, Spot Center Kelapa Gading.
SULTENGMEMBANGUN.id, SIGI – Untuk pertama kalinya, Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Sigi menggelar turnamen domino pasca ditetapkannya olahraga domino masuk dalam cabang Pekan Olahraga Nasional (PON). Kegiatan ini merupakan liga persahabatan yang bertujuan utama mensosialisasikan sistem permainan domino versi ORADO, yang memiliki beberapa perbedaan dengan sistem domino Pordi yang sudah dikenal masyarakat.

Turnamen yang dibuka langsung oleh Ketua ORADO Sigi Harri Ramdhani berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (23‑25 Oktober 2026) di Lantai II Spot Center Kelapa Gading, Jalan Kelapa Gading, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru. Sebanyak 58 klub domino ikut berpartisipasi, yang terdiri dari 21 klub asal Sigi, 12 klub dari Palu, dan 5 klub dari Donggala.

Dalam arahan pembukaannya, Harri Ramdhani mengingatkan seluruh peserta untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan panitia dan bertanding dengan sportif. “Saya harap seluruh peserta bisa bertanding secara sportif dan tunduk pada aturan yang diterapkan oleh panitia selama pertandingan berlangsung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain menjalin silaturahmi antar‑klub, kegiatan ini difokuskan agar para pencinta domino memahami perbedaan sistem ORADO dibandingkan domino Pordi. Menurutnya, pemahaman sistem baru ini penting menjelang pelaksanaan PON, mengingat domino telah resmi menjadi cabang olahraga nasional.

ORADO Sigi juga telah mengagendakan turnamen persahabatan serupa secara rutin ke depannya. Diharapkan melalui rangkaian pertandingan tersebut, lahir atlet‑atlet domino berbakat dari wilayah Sigi dan sekitarnya yang nantinya dapat mengikuti eksebisi domino pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.(*rls)







