Sinergi BKKBN, IDAI dan PDGI Sulteng: Kunci Anak Sehat, Cerdas dan Tumbuh Ceria.
SULTENGMEMBANGUN, id.PALU – Kampanye Anak Ceria yang digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah dinilai sangat positif dan memberikan dampak nyata dalam mengawal pertumbuhan dan perkembangan anak Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan Minggu (19/7/2026) di Halaman Kantor Wali Kota Palu, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-42.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Provinsi Sulteng, dr. Andi Amsyar Praja, Sp.A., menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara BKKBN Sulteng bersama pihaknya.
” Kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan wujud kerja sama nyata antara BKKBN dan IDAI. Ini sangat bermanfaat karena kami bisa melakukan penyaringan (skrining) untuk memantau bagaimana pertumbuhan anak-anak, agar mereka dapat tumbuh sehat sekaligus cerdas,” ujar dr. Andi.
Ia menambahkan, sinergi ini sudah berjalan memasuki tahun kedua dan diharapkan dapat terus berlanjut secara berkelanjutan. “Harapan kami, anak-anak bisa tumbuh cerdas dan sehat dengan asupan gizi yang seimbang. Program BKKBN seperti Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) sangatlah baik, karena pada prinsipnya hal ini sangat penting dalam mengawal tumbuh kembang anak hingga benar-benar ceria, sehat dan bergizi,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Sulteng, drg. Lutfiah, MKM, mengapresiasi langkah kolaboratif yang dijalankan. Menurutnya, kesehatan gigi dan mulut memiliki peran sangat vital bagi tumbuh kembang anak secara keseluruhan.
“Kami berkolaborasi dengan BKKBN Sulteng melakukan aplikasi fluoride sebagai upaya pencegahan gigi berlubang. Kami sangat senang dengan kerja sama yang terjalin antara PDGI, IDAI, dan BKKBN Sulteng ini, karena kesehatan gigi sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak,” ungkap drg. Lutfiah.

Ia menegaskan dukungan penuh terhadap program-program BKKBN, khususnya Tamasya dan GATI, serta berharap gerakan ini terus berjalan. Hal ini sejalan dengan harapan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido, yang menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial semata, melainkan harus berkelanjutan demi masa depan anak-anak.
“Program BKKBN sangat bagus dan kami sangat mendukung, semoga kolaborasi baik ini terus terjaga,” pungkas drg. Lutfiah.(*rls)







