Wakil walikota Palu, Imelda Liliana Muhidin saat melepas mahasiswa KKN Tematik Pertanahan Universitas Tadulako Tahun 2026 ditandai dengan pemasangan seragam almamater KKN.
SULTENGMEMBANGUN.id, PALU – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., menghadiri sekaligus membuka pembekalan mahasiswa KKN Tematik Pertanahan Tahun 2026 Universitas Tadulako, yang berlangsung di Ruang LPPM Universitas Tadulako, Selasa (29/9/2026) Program ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan dengan LPPM Universitas Tadulako.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Pertanahan Kota Palu, Susetyo Nugroho, Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu, Achmad Arwien Afries, para dosen pembimbing, serta ratusan mahasiswa peserta KKN.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Imelda menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Hari ini menjadi momen peluncuran proyek perubahan. Saya sangat mendukung langkah ini. Pemkot Palu terus membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pembangunan, bukan sekadar peserta kegiatan akademik, melainkan bagian dari perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Wakil Wali Kota mengingatkan para mahasiswa bahwa teori di kelas berbeda dengan praktik di lapangan. KKN menjadi kesempatan emas untuk memahami persoalan secara langsung, membangun komunikasi yang baik dengan warga, serta mengidentifikasi masalah yang ada.
Khusus di bidang pertanahan, Ia mengungkapkan kemajuan yang telah diraih: jumlah bidang tanah belum bersertifikat turun dari 2.100 menjadi sekitar 1.700 bidang. Namun, upaya penyelesaian masih memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk mahasiswa.
“Kami berharap kehadiran kalian dapat membantu proses pendataan dan penyelesaian persoalan pertanahan di masyarakat. Kalian belajar, sekaligus berkontribusi nyata,” tegasnya.
Wakil Wali Kota berharap sinergi antara Pemkot Palu, Kantor Pertanahan, dan Universitas Tadulako tidak berhenti pada kegiatan KKN ini, melainkan terus berkembang dalam berbagai bentuk kegiatan yang bermanfaat bagi warga Kota Palu.
“Jadikan momen ini untuk belajar, berinteraksi, dan memberikan pengabdian terbaik. Pengalaman di lapangan adalah bagian paling berharga dari pendidikan kalian,” pesan Wakil Wali Kota menutup sambutannya.
Melalui program ini, diharapkan pelayanan publik di bidang pertanahan semakin efektif, tertib, dan responsif, serta percepatan sertifikasi tanah dapat berjalan lebih cepat demi kepastian hukum bagi warga Kota Palu.(*rls)







