Bersama BEI Sulteng, Sejumlah wartawan ikuti media gathering pada Rabu 30 September 2026, di villa bukit Doda, Palu.
SULTENGMEMBANGUN.id, PALU – Di balik pertumbuhan investor yang pesat, KSEI terus memperkuat fondasi sistem digitalnya. Sistem andalan C-BEST kini mencatat total aset Rp8.473,22 triliun dengan 3.759 efek. Sementara S-INVEST mengelola aset reksa dana (AUM) sebesar Rp715,33 triliun dari 1.757 produk, sekaligus menjadi penopang administrasi TAPERA.
Kemudahan baru juga hadir: CORES.KSEI mempermudah pembukaan rekening tanpa berulang isi data, K-CASH memudahkan transaksi reksa dana, serta AKSes.KSEI dan eASY.KSEI untuk pantau portofolio dan ikut RUPS secara daring.

Dari sisi keamanan, KPEI memastikan setiap transaksi aman: efisiensi netting mencapai 65,92%, dan Dana Jaminan terkumpul Rp10,5 triliun — siap menjaga penyelesaian jika terjadi kegagalan. Sementara Indonesia SIPF melindungi aset investor senilai Rp8.158 triliun bagi 17,06 juta orang, dengan jaminan ganti rugi hingga Rp200 juta per investor. Dana Perlindungan Pemodal (DPP) terkumpul Rp450,69 miliar.
“Pasar modal bukan hanya soal untung, tapi soal keamanan yang terjamin. Infrastruktur kami terus diperkuat agar investor tenang,” tegas Mohamad Yaser Arafat, Clearing & Settlement Operations Manager KPEI.(*rls)













