Rapat bersama wakil Wali Kota Imelda membahas tentang Indeks Ketahanan Daerah , di ruang rapat Bantaya, Rabu 30 September 2026.
SULTENGMEMBANGUN.id, PALU – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., membuka secara resmi Seminar Akhir Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kota Palu di Ruang Rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu, Rabu (30/9/2026) pukul 09.00. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian penyusunan dokumen IKD yang berfungsi sebagai instrumen evaluasi tahunan kesiapan daerah menghadapi potensi bencana.
Hadir sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait: BPBD Kota Palu, Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan, Dinas Lingkungan Hidup, Diskominfosantik, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, DPKP, RS Anutapura Palu, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Wakil Wali Kota Imelda menyampaikan perkembangan menggembirakan dari hasil sementara penilaian:
– Tahun 2025: nilai 0,74
– Target RPJMD 2026: 0,76
– Capaian sementara 2026: 0,81
Angka tersebut diraih melalui proses seminar awal 15 September hingga seminar akhir 30 September 2026, dan masih menunggu verifikasi dari BPBD Provinsi Sulawesi Tengah serta BNPB.
“Tahun lalu kita 0,74, target tahun ini 0,76, dan capaian sementara sudah 0,81. Semoga hasil ini bertahan hingga verifikasi akhir,” ujarnya.
Wakil Wali Kota mengingatkan seluruh pihak agar tidak memandang IKD sekadar kewajiban administratif. “Ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan bahan evaluasi nyata setiap tahun untuk memperbaiki sistem penanggulangan bencana,” tegasnya.
Ia menegaskan ketahanan bencana bukan tugas BPBD semata, melainkan tanggung jawab seluruh OPD dan pemangku kepentingan. Koordinasi serta kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat agar mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan, hingga pemulihan pascabencana berjalan terpadu.
Seminar akhir ini juga menjadi ruang mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan. Hasil IKD diharapkan menjadi pijakan kebijakan penanggulangan bencana ke depan, sehingga Kota Palu semakin siap, tangguh, dan adaptif menghadapi segala kemungkinan.(*rls)












