Karnaval Budaya Warnai Jelang Perayaan Hut Ke-48 Kota Palu, 500 Anak Tk Tampilkan Keberagaman

Komunitas Belajar Gugus Nareme gelar karnaval, jadi ruang tanamkan cinta budaya sejak usia dini.F-.ist

SULTENGMEMBANGUN.id, PALU – Semangat keberagaman dan kecintaan terhadap budaya mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 Kota Palu. Sebanyak 500 peserta dari sejumlah Taman Kanak-Kanak dilepas secara resmi dalam Karnaval Budaya yang digelar Komunitas Belajar Gugus Nareme, Kamis (24/9/2026) di halaman Kantor Wali Kota Palu.

Pelepasan dipimpin Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya, Yudhi Riyani Firman, S.Sos., M.Si., mewakili Wali Kota Palu. Kegiatan ini bukan sekadar pawai pakaian adat, melainkan ruang berharga bagi anak-anak untuk mengenal, mengekspresikan, sekaligus mencintai kekayaan budaya daerah sejak dini.

Dalam sambutannya, Yudhi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Komunitas Belajar Gugus Nareme. Ia menegaskan pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas — pengalaman langsung seperti karnaval ini menjadi sarana belajar keberagaman, kebersamaan, kreativitas, hingga rasa percaya diri.

“Kita berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari proses pendidikan yang menyenangkan bagi anak-anak. Mereka dapat belajar tentang keberagaman, kebersamaan, kreativitas, kedisiplinan, sekaligus membangun rasa percaya diri,” ujarnya.

Anak-anak perlu tumbuh mengenal jati diri dan asal-usulnya, sekaligus terbuka terhadap perkembangan zaman. Perayaan HUT ke-48 Kota Palu pun diharapkan bukan sekadar perayaan, melainkan momen refleksi dan penguatan kerja sama seluruh elemen masyarakat — pendidikan, keluarga, dunia usaha, hingga warga — untuk membangun kota yang dicintai bersama.

“Pembangunan Kota Palu membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri,” tegas Yudhi.

Kepada para peserta, ia mengajak tampil gembira, saling menghargai, dan menjaga ketertiban. Kepada para guru serta orang tua, disampaikan penghargaan atas pendampingan yang diberikan.

“Masa depan Kota Palu berada di tangan generasi yang sedang kita didik hari ini,” pesannya.

Semangat kebersamaan yang terjalin melalui karnaval ini diharapkan terus terjaga, membawa Kota Palu semakin maju, nyaman, tertata, dan sejahtera.(*rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *