KRI Teluk Kupang 519 dijadwalkan bersandar di Dermaga Lanal di Kelurahan Watusampu (Kota Palu) pada 31 Mei 2026.F-dok.ist
SULTENGMEMBANGUN.id, PALU – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Trisila, KRI Teluk Kupang-519 yang berada di bawah komando Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Palu, mengagendakan serangkaian kegiatan kemasyarakatan dan upacara kenegaraan selama bersandar di perairan Sulawesi Tengah. Kapal perang ini akan melangsungkan kunjungan kerja dan pelayanan yang sarat makna, mulai dari pembukaan kapal untuk umum, peringatan Hari Lahir Pancasila, hingga aksi sosial di tengah masyarakat.
Berikut rincian jadwal dan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan,
Minggu, 31 Mei 2026
Kedatangan KRI Teluk Kupang-519 akan disambut antusias masyarakat. Sejak pukul 08.00 Wita hingga 16.30 Wita, kapal perang ini membuka akses bagi warga untuk melihat langsung kekuatan dan fasilitas yang ada di atas kapal melalui kegiatan Open Ship. Warga dapat berkeliling dan mengenal lebih dekat tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan perairan.
Senin, 1 Juni 2026
Puncak kegiatan berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Kelahiran Pancasila. Rangkaian dimulai pukul 08.00 Wita dengan upacara peringatan dan dilanjutkan tradisi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para pahlawan bangsa.
Pukul 09.30 Wita, KRI Teluk Kupang bergerak melaksanakan pelayaran di perairan Teluk Palu. Momen ini menjadi salah satu daya tarik utama saat kapal menurunkan Pasukan Marinir dalam simulasi pendaratan taktis di Pantai Talise. Kegiatan militer ini berlangsung di bawah pengawasan dan didampingi langsung oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tingkat I Sulawesi Tengah.
Setelah pendaratan, fokus kegiatan beralih ke pelayanan kemanusiaan. Di bibir pantai, dilaksanakan penyerahan bantuan sembako yang diserahkan oleh jajaran Forkopimda kepada warga sekitar. Tak hanya itu, tim medis dan personel gabungan juga menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan pengobatan dasar, serta kegiatan donor darah guna mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan daerah.
Usai melaksanakan serangkaian tugas di darat, KRI Teluk Kupang kembali bersandar di dermaga Lanal Palu. Kapal kembali dibuka untuk umum atau Open Ship bagi warga yang ingin berkunjung hingga pukul 16.30 Wita.
Selasa, 2 Juni 2026
Kehadiran kapal perang ini masih bisa dinikmati masyarakat. Mulai pukul 08.00 hingga 16.30 Wita, kembali digelar kegiatan Open Ship. Menutup rangkaian kunjungan di hari kedua, pukul 19.00 Wita akan diselenggarakan kegiatan tradisi TNI Angkatan Laut berupa Gala dinner yang dilaksanakan di Geladak Helikopter kapal. Acara ini menjadi momen kebersamaan dan mempererat kekeluargaan antar-prajurit serta unsur pimpinan daerah.
Rabu, 3 Juni 2026
Pukul 03.00 Wita dini hari, KRI Teluk Kupang-519 resmi melepas tambat dan kembali berlayar meninggalkan Palu. Kapal perang ini melanjutkan tugas pengamanan dan patroli laut dalam rangka Operasi Trisila di wilayah perairan selanjutnya.
Kehadiran KRI Teluk Kupang-519 di Palu tidak hanya menegaskan kewibawaan TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan.(*rls)









