Ribuan Warga Padati Lapangan Vatulemo: Senam Zumba Massal & Aksi Sosial BAMAG Sulteng Berlangsung Meriah

Uncategorized4 Dilihat

Antusias masyarakat dan pengunjung CFD mengikuti aksi sosial BAMAG yang dirangkaikan dengan senam aerobik zumba bersama ASIAFI Sulteng.F-nila

SULTENGMEMBANGUN.id, PALU – Suasana Lapangan Vatulemo di Kota Palu berubah menjadi begitu semarak dan penuh keakraban pada Minggu pagi, 31 Mei 2026. Sebanyak ribuan warga, bahkan ada yang datang jauh-jauh dari Kota Poso, memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan aksi sosial yang digagas oleh Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Provinsi Sulawesi Tengah di bawah naungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulteng.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (ASIAFI) Provinsi Sulawesi Tengah, serta diramaikan dengan senam aerobik Zumba massal yang dimulai pukul 06.00 WITA. Semangat peserta terlihat begitu tinggi saat bergerak mengikuti irama musik, dipandu langsung oleh Ketua ASIAFI Sulteng, Hj. Diah Puspita, dan instruktur tamu istimewa, Zin Rulya yang didatangkan khusus dari Balikpapan. Diperkirakan sekitar 4.000 orang turut ambil bagian dalam gerakan sehat pagi itu.

Tampak kolaborasi yang kuat BAMAG dan ASIAFI Sulteng di acara aksi sosial, Senam Zumba diwarnai bagi2 makanan gratis.

Ketua Panitia Pelaksana, Ir. Hendrik Gary Lyanto atau yang akrab disapa Ko Aceo, mengaku sangat bangga dan puas melihat antusiasme masyarakat. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah penyediaan 10.000 paket makanan gratis yang disiapkan panitia.

Bagi-bagi makanan gratis diserbu pengunjung CFD

Dalam sekejap, seluruh paket tersebut ludes diserbu warga yang hadir, baik peserta senam maupun pengunjung kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan tersebut. Dan lebih menarik lagi, di kegiatan itu juga ada pemeriksaan kesehatan gratis yang dihadirkan oleh panitia.

Walikota palu, Hadiyanto Rasyid bersama Ketua Panitia Kegiatan Aksi Sosial BAMAG Sulteng, Ko Aceo turut serta memantau kegiatan hingga selesai.

“Melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa seperti ini, kami bertekad menjadikan kegiatan aksi sosial ini sebagai agenda rutin tetap BAMAG Sulteng, dilaksanakan setiap 3 bulan sekali. Ke depannya bahkan kami berencana memperbesar skala kegiatan, mulai dari menambah kuota makanan gratis menjadi 40.000 porsi agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak lagi warga,” ungkap Ko Aceo.

Ketua ASIAFI Sulteng, Hj. Diah Puspita, nampak semangat memandu jalannya senam aerobik zumba bersama pengunjung CFD.

Wali Kota Palu, Hadiyanto Rasyid, yang turut hadir dan memantau jalannya kegiatan, memberikan apresiasi tinggi terhadap BAMAG, FKUB dan ASIAFI Sulteng.  Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki makna yang sangat dalam, bukan hanya soal olahraga atau pembagian makanan, melainkan bukti nyata persatuan masyarakat.

“Ini sangat luar biasa manfaatnya. Kegiatan ini menunjukkan bukti nyata bahwa tidak ada perbedaan di antara kita. Kaya, miskin, berbeda latar belakang, semuanya berkumpul, bersenang-senang, dan berbagi. Ini sangat sejalan dengan semangat Torang Ini Basudara. Ke depannya, saya harap kegiatan-kegiatan serupa terus digalakkan untuk semakin mempererat kebersamaan warga Palu dan tetap menghimbau warga Palu untuk senantiasa menjaga kebersihan tempat- tempat umum terutama kebersihan lingkungan dan tempat tinggal,” ujar Hadiyanto Rasyid saat ditemui di lokasi.

Bersama Ketua FKUB Sulteng, Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag.turut memantau jalannya kegiatan aksi amal yang dimeriahkan dengan senam aerobik zumba dari ASIAFI Sulteng.

Sementara itu, Ketua FKUB Sulteng, Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., turut menyambut baik dukungan penuh Pemerintah Kota Palu yang telah menyediakan fasilitas di Lapangan Vatulemo. Menurutnya, tempat ini bukan sekadar lapangan olahraga, melainkan pusat kegiatan yang mampu menampung ribuan warga dalam suasana damai dan harmonis.

Disela kegiatan juga ada pemeriksaan kesehatan gratis.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah menyiapkan tempat yang sangat memadai dan mewah ini. Kegiatan seperti ini memberikan manfaat besar, terutama dalam mempererat silaturahmi antar umat beragama, membangun kebersamaan, dan memperkuat ikatan persaudaraan di Sulawesi Tengah,” tambah Dr. Zainal Abidin.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas elemen masyarakat mampu melahirkan acara yang positif, menyehatkan, sekaligus menebar kebaikan dan memperteguh kerukunan di tengah masyarakat.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *