Aksi jalan santai mewarnai HUT ke-60 SMKN 2 Palu dalam Merajut Nostalgia dan Kebersamaan, Alumni Diminta Kembali “Pulang”
SULTENGMEMBANGUN.id, PALU – Enam dasawarsa berlalu, namun ikatan batin antara SMKN 2 Palu dengan para alumninya tak pernah pudar. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60, sekolah yang dulu dikenal sebagai SMEA Negeri Palu ini menggelar aksi jalan santai yang mempertemukan generasi tua dan muda, Jumat (8/5/2026).
Mengusung tema “Dari Dedikasi Menuju Prestasi: Bersama Alumni dan Purnabakti Menguatkan Jati Diri Sekolah”, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan siswa, guru, purna bhakti, serta para alumni yang rela meluangkan waktu untuk kembali ke almamater tercinta.

Acara yang dilepas langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 2 Palu, Dr. Hernida Hi. Kone, S.Sos., M.M ini bukan sekadar olahraga ringan, melainkan momen sakral untuk menyambung kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat terputus oleh waktu.
Saat diwawancarai, Hernida menyampaikan pesan yang sangat menyentuh. Baginya, kehadiran alumni adalah bukti cinta dan kesetiaan yang tak ternilai harganya.

“Bagi kami, ini momentum terbaik untuk menjalin dan memperkuat silaturahmi. Kami ingin adik-adik kelas mengenal kakak-kakak alumninya, agar kelak saat mereka lulus, mereka tidak akan melupakan sekolah ini. Sekolah ini adalah rumah bagi kita semua,” ujar Hernida dengan nada penuh haru.
Ibu Plt Kepala Sekolah ini juga berharap agar keterlibatan alumni tidak hanya sesaat, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan. Kontribusi dan pengalaman para alumni dinilai sangat berharga untuk memajukan sekolah dan membimbing generasi penerus.
Dalam kesempatan tersebut, Hernida juga menyampaikan harapan besar agar para alumni dapat berpartisipasi dalam program penghijauan sekolah. Pihaknya mengajak para alumni untuk menyumbangkan pohon palem atau tanaman hias lainnya.
“Kami berharap ada partisipasi dari alumni untuk menyumbangkan pohon bunga palem. Tujuannya adalah untuk menghijaukan sekolah dan menyegarkan udara,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, langkah ini sangat penting mengingat kondisi Kota Palu yang dikenal memiliki iklim cukup panas.
“Mengingat Palu ini daerah panas, dengan adanya pohon-pohon pelindung ini setidaknya bisa mengurangi panasnya sengatan matahari, sehingga suasana belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan sejuk,” tambahnya.
Meski begitu, Hernida memohon maaf atas segala keterbatasan persiapan di momen spesial ini, mengingat masih dalam masa transisi kepemimpinan dan padatnya aktivitas sekolah.
Sementara itu, perwakilan alumni yang juga menjabat sebagai Kabag Ops Polres Sigi, Musa, S.Sos., M.M, mengaku terharu karena selalu dilibatkan dalam setiap kegiatan sekolah. Bagi para alumni, dipercaya dan diingat oleh almamater adalah sebuah kebanggaan luar biasa.

“Kami merasa bangga dan tersentuh bisa hadir di sini. Namun kami juga memohon maaf jika kehadiran alumni kali ini belum maksimal karena informasi yang diterima cukup mendadak,” ungkap Musa yang mewakili Ketua IKAS SMKN 2 Palu, Ibu Vera Laruni.
Meski persiapan singkat, alumni tetap menghadirkan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan doa terbaik bagi sekolah. Namun, janji manis telah terucap: di HUT ke-61 nanti, Alumni SMEA Negeri Palu siap hadir lebih besar, lebih meriah, dan siap membawa dukungan serta cindera mata istimewa untuk almamater.***














