SULTENGMEMBANGUN.id, Palu – Momen pisah sambut KepalaPerwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah menjadi sangat haru dan emosional. Tenny Calvary Soriton resmi melepas jabatan setelah mengabdi dan memimpin selama lebih dari 4 tahun 5 bulan, meninggalkan jejak mendalam di hati seluruh pegawai, mitra kerja, hingga para penyuluh KB.
Mewakili seluruh ASN BKKBN Sulteng, Budiman Jaya dan Annidhama menyampaikan kesan mendalam tentang sosok Tenny. Bagi mereka, Tenny bukan sekadar pemimpin, melainkan sosok ayah dan pengayom yang selalu hadir di tengah-tengah pegawai.

“Setiap pagi bahkan setelah jam istirahat, Pak Tenny selalu menyempatkan berkunjung ke ruangan kami. Kadang hanya sekadar bertanya kabar, sesekali memberi wejangan yang menjadi penyemangat. Sapaan hangat dan tawa kecilnya membuat kami bersemangat bekerja. Nanti meja rapat masih ada, pertemuan tetap ada, tapi yang tidak ada lagi adalah senyum khas dan sapaan Pak Tenny,” ungkap mereka dengan nada haru.

Mereka juga meneladani perjalanan karier Tenny yang dimulai dari golongan 2A hingga mampu menjabat sebagai Kepala Perwakilan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan ketekunan akan membuahkan hasil. Ada satu pesan emas dari Tenny yang tak akan terlupakan. “Kalau hanya sekadar teori pasti mudah didengar, tapi kalau kita belajar dan menerapkannya itu sangat sulit. Sesuatu yang buruk pun pada akhirnya bisa mengubah segalanya menjadi lebih baik.”
Apresiasi juga datang dari Kepala OPD P2KB Kabupaten Sigi, Riadin Lahido, S.Sow., M.Si. Ia mengaku Kabupaten Sigi mampu meraih berbagai prestasi berkat dorongan dan dukungan penuh dari Tenny. “Terima kasih atas segala dukungan yang diberikan. Berkat Pak Tenny, kami bisa berprestasi. Jika ada hal yang kurang berkenan selama ini, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” ucapnya.

Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Tengah, Abdul Rahman Harisa, juga menyampaikan terima kasih. Ia menyebut dukungan Tenny sangat luar biasa bagi para penyuluh KB. Berkat semangat dan motivasi yang diberikan, IPEKB Sulteng bahkan berhasil meraih Juara 2 tingkat nasional tahun lalu. “Kami bangga memiliki sosok Pak Tenny. Semoga silaturahmi ini tidak berakhir di sini, tapi terjalin selamanya,” tegasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata sebagai tanda kenang-kenangan, mengukuhkan nama Tenny Soriton sebagai pemimpin yang dicintai dan dikenang karena dedikasi, keteladanan, dan kemampuannya menyatukan hati seluruh elemen di lingkungan BKKBN Sulteng.***












