BAMAG & FKUB Sulteng bersama Ketua Dewan Penyantun BAMAG Sulteng, Ko Aceo Ikut Serta Salurkan Seribu Dus Indo Mie Instan untuk Korban Bencana.F,-ist
SULTENGMEMBANGUN.id, PALU – Hanya sehari setelah guncangan gempa berkekuatan 6,7 magnitudo mengguncang wilayah Sulawesi Tengah, Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulteng langsung bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga yang mengungsi di Kabupaten Sigi.
Pada Rabu (17/6/2026), rombongan yang dipimpin Ketua Dewan Penyantun Lintas Agama BAMAG Sulteng, Ir. Hendrik Gery Lyanto atau akrab disapa Ko Aceo, turun ke lokasi pengungsian dengan membawa bantuan berupa 1.000 dus mi instan. Bantuan ini juga merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Swiss-belexpress Hotel.
“Kami bergerak secepat mungkin agar kebutuhan dasar saudara-saudara kita yang mengungsi bisa segera terpenuhi. Semoga bantuan sederhana ini dapat sedikit meringankan beban dan kekhawatiran mereka di tengah situasi yang sulit ini,” ujar Ko Aceo saat menyerahkan bantuan.

Sebanyak 1.000 dus Indo Mie Instan disalurkan untuk korban bencana di Sigi.
Ketua FKUB Sulteng, Prof. Dr. K.H. Zainal Abidin, M.Ag., turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan. Menurutnya, bantuan ini lebih dari sekadar barang, melainkan bukti nyata persatuan lintas umat beragama dalam berbagi rasa duka.
“Yang paling utama bukanlah besar atau kecilnya nilai bantuan, melainkan ketulusan hati dan rasa memiliki yang kami tunjukkan bersama. Kami ikut merasakan apa yang mereka alami, dan kehadiran ini adalah wujud bahwa kita tidak membiarkan saudara kita berjuang sendirian,” tegas K.H. Zainal Abidin yang turut mendampingi penyerahan bantuan ke lokasi.
Langkah cepat ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sesama tetap terjaga erat di tengah tantangan bencana yang kembali melanda bumi Sulawesi Tengah.(*Nila)












