Pasar Modal, Derivatif hingga Bursa Karbon Bergerak Positif, Penghimpunan Dana Korporasi Tetap Kokoh.F-dok.ist
SULTENGMEMBANGUN.id, Jakarta – Kinerja Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon pada Juli 2026 menunjukkan tren perbaikan sekaligus pertumbuhan positif di sejumlah indikator utama.
Indeks Harga Saham Gabungan ditutup di level 6.236,13 atau naik 10,51 persi bulan ini, meski masih terkoreksi 27,88 persen sepanjang tahun. Tekanan jual asing mereda berbalik bersih beli Rp1,62 triliun, likuiditas membaik meski nilai transaksi harian rata-rata tercatat Rp14,31 triliun. Indeks obligasi ICBI naik tipis 0,14 persen, minat asing terhadap SBN tetap positif bersih beli Rp6,39 triliun.
Nilai kelolaan investasi AUM tembus Rp1.025,12 triliun, NAB reksa dana Rp663,26 triliun. Sepanjang tahun bertambah 1,1 juta investor baru, total kini mencapai 30,06 juta atau naik 47,63 persen. Penghimpunan dana korporasi telah mencapai Rp121,96 triliun, sedangkan lewat SCF tercatat total Rp2,01 triliun.
Di sektor lain, transaksi derivatif Januari–Juli mencapai 297.853 lot, sedangkan Bursa Karbon telah mencatat total 1,98 juta ton emisi senilai Rp93,89 miliar. Demi penegakan aturan, hingga akhir Juli OJK telah menjatuhkan sanksi denda total lebih dari Rp287 miliar kepada ratusan pihak yang melanggar ketentuan.(*rls)












