Momen Pisah Sambut BKKBN Sulteng: Tenny Tinggalkan Jejak Emosional, Nuryamin Siap Lanjutkan Prestasi

Acara pisah sambut, diwarnai dengan penyerahan cinderamata dari sekretaris BKKBN Sulteng, Irmamawati, S.E.,M.M kepada mantan Kaper BKKBN Sulteng , Tenny Calvary Soriton.S.Sos.,M.M. F-nila

SULTENGMEMBANGUN.id, Palu – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Tenny Calvary Soriton, S.E., M.M., resmi melepas jabatan setelah menjabat selama empat tahun lima bulan. Masa jabatan tersebut disampaikan dalam acara pisah sambut kepala perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah, di Palu, Rabu (13/5/2026), bertempat di ruang pola kantor BKKBN Sulteng.

Dalam sambutannya, Tenny Calvary Soriton menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama memimpin di Sulawesi Tengah. Ia mengaku masa jabatannya yang mencapai lebih dari empat tahun merupakan keberuntungan berkat dukungan berbagai pihak, termasuk para kepala dinas dan mitra kerja di daerah.

 

Secara daring, Kaper BKKBN Sulteng Nuryamin menyampaikan sambutannya di acara pisah sambut Kaper BKKBN Sulteng.

“Berkat dukungan teman-teman saya bisa mencapai empat tahun lebih. Saya bisa begini karena dukungan teman-teman. Sekali lagi saya sampaikan mengucapkan banyak terima kasih,” ujarnya.

Tenny menuturkan bahwa masa jabatan kepala perwakilan biasanya tidak boleh lebih dari lima tahun. Ia menyebut momen pisah sambut ini menjadi hal yang penuh makna baginya secara pribadi.

“Tentunya ini momen yang penuh makna bagi saya secara pribadi dengan masa jabatan empat tahun lima bulan. Saya serahkan kepada kepala perwakilan BKKBN yang baru,” katanya.

Tenny yang mengawali karier di Sulawesi Tengah sejak tahun 1988 menuturkan bahwa dirinya tumbuh dan berkembang di lingkungan BKKBN Sulteng hingga sempat bertugas di Kalimantan Barat selama sekitar dua tahun. Ia menyebut kemungkinan dirinya merupakan salah satu pegawai paling senior di BKKBN Sulawesi Tengah.


“Saya tumbuh dan berkembang di sini di BKKBN Sulteng sampai saya pindah ke Kalimantan Barat. Kita berkarir bersama,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan perpisahan kali ini terasa sangat emosional karena dirinya meninggalkan rekan-rekan seperjuangan yang selama ini bersama-sama membangun di Sulawesi Tengah.

“Secara emosional tentu saya berbeda dengan Kaper-Kaper lain. Saya terfasilitasi sehingga kalau saya tinggalkan Sulteng ini saya sakit sekali. Kita sama-sama berjuang di sini membesarkan Sulteng,” ucapnya.


Dalam kesempatan itu, Tenny juga berpesan agar seluruh jajaran tetap menjaga disiplin dan etika kerja serta memperbaiki kualitas kerja ke depannya. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan penyelesaian masalah secara cepat.

“Intinya saya mengucapkan terima kasih yang besar-besarnya dari teman OPD kabupaten kota. Masalah itu tetap diselesaikan di meja rapat. Selesai keluar sudah habis,” katanya.

Tenny yang selanjutnya akan menjabat sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo juga meminta dukungan dari seluruh pihak untuk Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah yang baru, Nuryamin.

“Tolong teman-teman dukung Pak Nuryamin agar bisa bekerja dengan baik. Mudahan pertemuan ini bukan yang terakhir karena kita tetap menjaga silaturahmi dengan baik,” ucapnya.


Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah yang baru, Nuryamin, S.TP., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat kepada Tenny Calvary Soriton yang telah memimpin BKKBN Sulawesi Tengah dengan capaian yang luar biasa.

“Sulteng termasuk provinsi yang cukup disegani yang dipimpin oleh Pak Tenny. Luar biasa capaian Sulteng. Sehingga saya terima kasih kepada Pak Tenny yang membangun program Kemendukbangga di Sulteng,” ujarnya.

Nuryamin juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung di Palu pada kegiatan tersebut dikarenakan bertepatan dengan kegiatan dinas di Kalimantan Barat. Ia juga menyebut hubungan dirinya dengan Tenny sudah terjalin lama.

“Jadi hubungan saya dengan Pak Tenny sudah lama bahkan bertetangga. Saya di Sulbar, Pak Tenny di Sulteng,” katanya.

Ia menambahkan kegiatan pisah sambut ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, kolaborasi, dan semangat pengabdian dalam menjalankan program di masyarakat.

“Hari ini menjadi momentum penting bagi kita semua dalam mempererat silaturahmi kolaborasi dan menjaga semangat pengabdian dalam menjalankan program di masyarakat. Jadi kegiatan ini bukan hanya seremonial saja,” ucapnya.

Nuryamin juga mengajak seluruh jajaran dan mitra kerja untuk bersama-sama mengawal program pembangunan kependudukan agar Sulawesi Tengah dapat menjadi provinsi terdepan.

“Keberhasilan program tidak hanya bisa dicapai sendiri perlu kerja sama dengan semua pihak. Mari kita kawal program ini dengan semua OPD terkait. Harapan saya Sulteng bisa menjadi provinsi terdepan juga,” katanya.

Ia berharap kolaborasi antara BKKBN dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat terus ditingkatkan demi kemaslahatan masyarakat di Sulawesi Tengah.

“Terima kasih atas kehadiran kawan-kawan semua baik secara langsung maupun yang secara virtual. Harapan saya mudahan kolaborasi ini bisa ditingkatkan untuk kemaslahatan masyarakat di Sulteng,” pungkasnya. Acara dilanjut dengan penyampaian pesan dan kesan dari berbagai pihak. Penuh haru dalam ikatan emosional menutup acara pisah sambut ini.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *