Pemotongan hewan kurban sumbangan dari Kejati Sulteng untuk wartawan di Palu. F-dok.ist
SULTENGMEMBANGUN.id, PALU – Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1447 Hijriyah, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah kembali menggelar aksi berbagi yang telah menjadi tradisi setiap tahunnya. Kali ini, lembaga hukum negara itu menyalurkan bantuan hewan kurban khusus diperuntukkan bagi insan pers yang bertugas dan berdomisili di Kota Palu.
Kebiasaan mulia ini rutin dilakukan Kejati Sulteng sebagai wujud kepedulian sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi dengan para jurnalis, khususnya mereka yang aktif meliputi berbagai kegiatan dan kebijakan di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.
Iqbal Borman, salah satu pengurus Media Center Kejati Sulteng, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian yang terus diberikan oleh pimpinan dan seluruh jajaran Kejati Sulteng kepada rekan-rekan wartawan. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar berbagi rezeki, melainkan pondasi penting dalam menjaga hubungan harmonis antar lembaga.

“Yang kami tahu, setiap tahun di Hari Raya Idul Kurban, pihak Kejati Sulteng selalu memberikan bantuan kepada insan pers berupa hewan kurban. Dan ini rutin dilakukan tiap kali momen Lebaran Idul Adha tiba. Tentunya ini merupakan salah satu cara dalam mempererat silaturahmi dengan pihak insan pers, khususnya bagi jurnalis yang biasa meliput kegiatan di Kejati Sulteng,” ungkap Iqbal.
Pada perayaan tahun ini, Kejati Sulteng menyalurkan sebanyak 2 ekor sapi kurban yang langsung diserahkan ke pengurus Media Center untuk didistribusikan secara merata. Pembagian dilakukan secara terstruktur agar keberkahan dapat dirasakan oleh lebih banyak rekan wartawan.
“Dua ekor sapi yang disumbangkan itu dibagikan kepada sekitar 70 orang wartawan di Palu. Mekanismenya, masing-masing satu ekor sapi dibagi untuk 35 orang wartawan. Jadi secara keseluruhan, ada sekitar 70 orang rekan jurnalis yang berhak menerima dan mendapatkan bagian daging kurban sapi dari Kejati Sulteng tahun ini,” jelas Iqbal merinci pembagiannya.
Iqbal berharap, tradisi berbagi dan hubungan silaturahmi yang baik seperti ini dapat terus terjaga, semakin erat, dan menjadi contoh sinergi positif antara lembaga negara dengan insan pers dalam membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
“Semoga ke depan, kerjasama yang baik dan hubungan kekeluargaan yang sudah terjalin ini akan tetap terjaga dengan baik, semakin kokoh, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.*nila












