Aksi jalan sehat yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu pada Sabtu 2 Mei 2016 dalam rangkaian peringatan Hardiknas, diwarnai dengan kampanye bersih lingkungan dalam menindaklanjuti surat edaran Walikota Palu.F-dok.ist
SULTENGMEMBANGUN.id, PALU – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, seluruh tenaga pendidik di Kota Palu menggelar jalan sehat yang digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Sabtu (02/05/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WITA ini secara simbolis dilepas oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P.

Jalan sehat ini diikuti oleh guru-guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD, hingga SMP. Suasana terlihat sangat meriah dan penuh semangat, mewarnai peringatan Hardiknas tahun ini.
Turut hadir mendampingi, Bunda PAUD sekaligus Bunda Guru Kota Palu, Hj. Diah Puspita, S.A.P., M.A.P., serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Imelda mengajak seluruh guru untuk menjadikan momen ini sebagai waktu untuk refleksi dan evaluasi demi kemajuan pendidikan di daerah.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk mengevaluasi apa yang telah kita lakukan, sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Palu,” ujar Imelda.
Ia juga menyampaikan salam hangat dari Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, S.E., yang berhalangan hadir pada kesempatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardy S.Pd, M.Pd, menyampaikan surat edaran Wali Kota Palu terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia menegaskan hal ini menjadi kewajiban bagi seluruh sekolah di bawah naungan Pemerintah Kota Palu.
“Isi surat edaran tersebut wajib dilaksanakan dan ini sudah menjadi tugas serta tanggung jawab kita bersama. Sekolah harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan agar senantiasa bersih dan asri,” ucap Hardy dihadapan para peserta.
Berbeda dengan biasanya, jalan sehat kali ini mengusung tema “Sehat dan Peduli Lingkungan”. Para peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga melakukan aksi nyata dengan memungut sampah di sepanjang rute yang dilalui.
Langkah ini merupakan wujud kepedulian terhadap kebersihan kota sekaligus menjadi contoh nyata pendidikan karakter bagi masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan antar tenaga pendidik, serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.***













